Selamat datang di Yogyakarta/Jogja, kota budaya & pariwisata. Yogyakarta terletak di tengah pulau Jawa dan di tepi pantai selatan Jawa yang sangat exotis, dimana anda dapat menemukan berbagai macam sajian khas daerah. Kota dimana peradaban kerajaan Mataram berada hingga saat ini. Ada dua pandangan dalam kerajaan Mataram, Kerajaan Mataram Hindu (kuno) dan Kesultanan Mataram.
Kerajaan Mataram Hindu Kuno juga disebut kerajaan Medang, peninggalan kerajaan ini berupa prasasti-prasasti kuno dan juga Candi-Candi yang bercorak Hindu ataupun Buddha. Kerajaan Medang berpindah pusat pemerintahan di daerah Jawa Timur pada Abad ke-10.
Berbicara mengenai Kerajaan Mataram Hindu tentu tidak terlepas dari Candi Prambanan yang sangat terkenal, yang merupakan Candi Hindu terbesar di Indonesia, yang berusia Ribuan Tahun. Disekitar Kota Yogyakarta/Jogja juga terdapat banyak Candi - Candi lainnya seperti Ratu Boko ataupun yang terkenal Candi Borobudur.
Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di Dunia. Pernah menjadi 1 dari 7 keajaiban Dunia. Candi Borobudur berjarak ± 39,4Km dari Pusat Kota Yogyakarta/Jogja.
Orang menyebut Kota Yogyakarta dengan sebutan Kota Seniman, Kota Pelajar, ataupun Kota Kebudayaan.
Kota Seniman, Mereka mempunyai alasan dengan menyebut kota ini sebagai Kota Seniman karena Yogyakarta mempunyai artis/seniman - seniman tari, lukis atapun hasil-hasil karya seni yang sangat mengagumkan. Kesenian Sendratari Ramayana yang dipertontonkan di Kompleks Candi Prambanan erupakan daya tarik yang exotis untuk para penikmat seni tari.
Kota Pelajar berawal ketika berdirinya universitas terkemuka di Asia yaitu UGM atau Universitas Gadjah Mada pada 19 Desember 1949, Gadjah Mada merupakan universitas pertama yang didirikan setelah Indonesia Merdeka.
Kota Kebudayaan tentu saja karena alasan sejarah yang sangat panjang Kota Yogyakarta yang masih mempertahankan kebudayaan asli yang sangat luhur. Seperti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I, hingga kini masih dipergunakan seperti dahulu sebagai Istana tempat tinggal Sultan Hamengku Buwono. Ada yang unik dalam sistem Kota Yogyakarta/Jogja, bagaikan pusat dari sebuah dinamika kehidupan modern maupun tradisional. Dimana terdapat Mall-Mall megah, Perkantoran Elite dan Hotel-Hotel bintang 5 namun juga masih ada Pasar Tradisional, Pusat kerajinan Batik, maupun peringatan-peringatan kebudayaan seperti Gunungan, Pawai pasukan Keraton, maupun Fastival-festival kebudayaan lainnya.
Selatan dari Pusat Kota Yogyakarta Anda dapat menemukan Pantai - Pantai exotis (Pantai Parangtritis, Pantai Parang Kusumo, Pantai Samas, Pantai Kuwaru, Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Kukup, dll) yang menjadi ikon wisata pantai Yogyakarta ataupun pantai-pantai didaerah Gunung Kidul yang masih sangat jarang tersentuh tangan manusia.
Seperti halnya pusat dinamika kehidupan di Kerajaan Mataram, ketika ke selatan kita dapat menjumpai kompleks Pantai Selatan, ke Utara kita dapat merasakan udara dingin di dataran tinggi Kaliurang, yang berpuncak di Gunung Merapi. Juga tidak ketinggalan terdapat pula villa-villa ataupun hotel-hotel di daerah wisata kaliurang.
Jogja terkenal juga dengan kreatifitas masyarakatnya, sehingga sering juga disebut kota seniman. Dan banyak benda-benda koleksi seni buatan tangan seniman Jogja yang telah mendunia. Tapi terkadang kita melupakan karya-karya seni tangan masyarakat pinggiran Jogja. Seperti halnya kerajinan tas yang terbuat dari Agel, Rotan, Enceng Gondok, dll. Kerajinan tas ini banyak diproduksi masyarakat Bantul ataupun Kulon Progo.
More Handicrafts